Ekbis  

Fraksi Gerindra Dukung Penyertaan Modal Daerah 25 M Buat Tirta Asasta Depok

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok Gerry Wahyu Riyanto (foto: diskominfo)

Wartasentral.com, Depok – PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) mendapat dukungan dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Depok, terkait rencana penyertaan modal daerah sebesar Rp 25 miliar, yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Depok Tahun Anggaran 2027.

Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok Gerry Wahyu Riyanto, dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2027, Senin (2/11/2026).

Gerry menyampaikan, penyertaan modal tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas perusahaan daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan air kepada masyarakat.

“Fraksi GERINDRA mendukung agar penyertaan modal tersebut dapat memperkuat kapasitas perusahaan daerah, dalam meningkatkan kualitas pelayanan air kepada masyarakat serta mendukung pengembangan layanan yang berkelanjutan,” ujar Gerry dalam pandangan umum fraksinya.

Berdasarkan Nota Keuangan RAPBD Kota Depok 2027, pemerintah daerah merencanakan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp100,41 miliar.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp25 miliar dialokasikan untuk penyertaan modal kepada PT Tirta Asasta (Perseroda). Sementara itu, Rp75,41 miliar direncanakan untuk pembayaran kewajiban utang daerah.

Ia menyampaikan apresiasi Fraksi Gerindra terhadap komitmen Pemerintah Kota Depok, dalam menjaga kredibilitas dan kesinambungan fiskal daerah.

Menurut pandangan fraksinya, penguatan kapasitas keuangan daerah perlu diikuti peningkatan kualitas pelayanan publik agar manfaat anggaran dapat dirasakan masyarakat.

Selain mendukung penyertaan modal kepada Tirta Asasta, Gerry juga menyampaikan pentingnya penguatan kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) sebagai bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam RAPBD 2027, PAD Kota Depok direncanakan mencapai Rp2,91 triliun atau sekitar 66,85 persen dari total pendapatan daerah sebesar Rp4,36 triliun.

Fraksi Gerindra menilai komposisi tersebut menunjukkan kemandirian fiskal Kota Depok yang semakin kuat.

Untuk mempertahankan kondisi tersebut, Gerry menyampaikan dukungan terhadap optimalisasi PAD melalui inovasi, digitalisasi layanan penerimaan, intensifikasi pajak, penguatan kinerja BUMD, dan pengembangan potensi ekonomi daerah.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas basis pendapatan sekaligus memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan.

Dalam pandangan umumnya, Gerry juga menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan APBD tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran yang dialokasikan.

Menurutnya, penggunaan anggaran daerah harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Setiap rupiah dalam APBD harus memiliki arti bagi rakyat. Anggaran harus adil, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Depok,” tegas Gerry.

Fraksi Gerindra menyatakan dukungannya terhadap pembahasan RAPBD Kota Depok Tahun Anggaran 2027 agar menghasilkan kebijakan anggaran yang berkualitas, termasuk dalam penguatan pelayanan publik melalui perusahaan daerah. (Riki)

Tinggalkan Balasan