Tiga Karateka Depok Sabet Medali Perunggu SEAKF Championship Vietnam

Karateka Kota Depok tampil di Kejuaraan South East Asian Karate Federation (SEAKF) Championship tersebut berlangsung di Ninh Binh, Vietnam, pada 9–12 Juli 2026. (Foto: KONI Depok)

Wartasentral.com, Depok – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet karate Kota Depok, di ajang internasional. Tiga karateka muda berhasil mengharumkan nama Indonesia, dengan meraih medali pada kejuaraan tingkat Asia Tenggara.

Shinta Aura Fajria, Shafa Radhani Aurora Fahrevi, dan Hazel Tara Wijaya, sukses meraih medali perunggu pada nomor kata beregu cadet dan junior putri dalam ajang South East Asian Karate Federation (SEAKF) Championship belum lama ini.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok Herry Suprianto, mengaku bangga atas pencapaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan atlet karate Depok menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita, karena atlet karate Depok berhasil meraih prestasi di ajang Asia Tenggara,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Herry menambahkan, prestasi tersebut menunjukkan dengan disiplin dan kerja keras, atlet Kota Depok mampu bersaing di level internasional.

Hasil ini juga ia harapkan, bisa menjadi motivasi dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) 2026.

“Cabang olahraga karate diharapkan dapat menjadi salah satu penyumbang medali bagi Kota Depok, pada ajang Porprov mendatang,” lontarnya.

Sementara itu, Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Depok Jean E. Rotty, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah tampil maksimal di kejuaraan tersebut.

“Kita tetap bangga dan pastinya sangat berterima kasih, untuk dukungan dari semua pihak, termasuk KONI Depok,” ucapnya.

Jean menilai, meskipun hasil yang diraih belum sepenuhnya sesuai target, pencapaian ini tetap menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas atlet, terutama dalam menghadapi kompetisi internasional.

Ia menjelaskan, kejuaraan tersebut merupakan pengalaman pertama bagi para atlet tampil di ajang resmi tingkat internasional.

“Sehingga masih banyak aspek yang perlu dievaluasi, baik dari sisi teknik, mental bertanding, maupun pengalaman,” tandasnya.

Menurutnya, persaingan di nomor kata beregu berlangsung sangat ketat, terutama dengan dominasi tuan rumah yang memiliki kualitas tinggi. Meski demikian, tim Depok mampu menunjukkan performa yang kompetitif dan meraih hasil positif.

Keikutsertaan pada nomor lain, juga menjadi bagian dari strategi untuk menambah jam terbang atlet di level internasional.

Pengalaman menghadapi tim-tim kuat di kawasan Asia Tenggara, dinilainya menjadi bekal penting untuk pengembangan prestasi ke depan.

“Kami optimistis hasil dari kejuaraan ini, akan menjadi pijakan bagi peningkatan performa atlet, baik di tingkat nasional maupun internasional,” utasnya. (Rik)

Tinggalkan Balasan