Wartasentral.com, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, kini terus mematangkan langkah penataan kawasan Pasar Rakyat Cisalak.
Upaya tersebut dilakukan secara bertahap, dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada para pedagang.
Seperti yang dilakukan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, bersama stakeholder terkait dan unsur kecamatan serta kelurahan yang melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada para pedagang di Kawasan Pasar Cisalak, Jumat (17/7/2026).
“Kami lakukan sosialisasi terkait penataan ini dan mengajak para pedagang, untuk menempati tempat yang tersedia di Pasar Cisalak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok Widyati Riyandani mengungkapkan, penataan Pasar Cisalak merupakan tindak lanjut dari tiga kali rapat koordinasi, yang telah dilakukan bersama perangkat daerah dan para pemangku kepentingan.
Adapun fokus penataan adalah mengembalikan pedagang yang masih berjualan di luar area pasar, agar menempati lokasi resmi yang telah disediakan di dalam pasar.
“Penataan kawasan Jalan Ohan, Gadog, dan Koja juga menjadi prioritas penataan. Pedagang diminta tidak lagi menggunakan badan jalan untuk berjualan sehingga aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas dapat berjalan lebih tertib,” jelasnya
Selanjutnya, jelas Widyati, penataan juga akan menyasar pedagang yang memanfaatkan fasilitas sosial (fasos), fasilitas umum (fasum), serta saluran drainase di sepanjang Jalan Raya Bogor dan Jalan Jakarta sebagai lokasi berdagang.
Tidak hanya itu, Pemkot Depok juga akan membenahi pengelolaan fasilitas di dalam pasar, termasuk Tempat Penampungan Sementara (TPS) agar pengangkutan sampah dilakukan secara rutin.
Strategi pengelolaan sampah juga akan diperkuat untuk mencegah masuknya sampah dari luar Kota Depok ke kawasan tersebut.
Di sisi lain, jelasnya, keberadaan tempat pemotongan hewan unggas di dalam kawasan pasar turut menjadi perhatian.
“Fasilitas ini juga akan dievaluasi karena belum memiliki izin yang sesuai dan perlu memenuhi standar kegiatan usaha yang berlaku,” ungkapnya.
Widyati menambahkan, dalam mendukung proses penataan, juga telah terbentuk Satgas Lingkungan Kelurahan Cisalak Pasar yang akan melakukan pendekatan secara humanis kepada para pedagang
“Saat ini kami masih mengedepankan pendekatan persuasif. Satgas Lingkungan melakukan sosialisasi dan mengajak pedagang agar bersedia menempati area pasar yang telah disediakan,” tambahnya.
Kalau nanti memang diperlukan tindakan lebih lanjut, lanjutnya, perangkat daerah terkait akan melaksanakan tugasnya sesuai kewenangan.
“Harapannya, proses penataan ini dapat berjalan lancar, melalui kolaborasi dan kesadaran bersama sehingga Pasar Cisalak menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman,” pungkasnya. (Rik)






