KKN PPM UGM Diharapkan Mampu Hadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat Karanganyar

Penyerahan mahasiswa KKN-PPM UGM Periode 20 Juni hingga 8 Agustus 2026, dilaksanakan di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar (foto: Diskominfo Kabupaten Karanganyar)

Wartasentral.com, Karanganyar – Semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah, kembali diperkuat melalui penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026, oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Program ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, edukasi, dan pengembangan potensi daerah.

Penyerahan mahasiswa KKN-PPM UGM Periode 20 Juni hingga 8 Agustus 2026, dilaksanakan di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (22/6/2026).

Acara tersebut dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Karanganyar Dwi Cahyono, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Karanganyar, serta Guru Besar Fakultas Geografi UGM, Prof. Dr. Suratman, M.Sc., yang mewakili Rektor UGM.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suratman menyampaikan KKN-PPM merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar dari kondisi riil di lapangan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah tempat mereka mengabdi.

“Kami mewakili UGM menyerahkan mahasiswa kami, untuk dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar agar dapat bersinergi bersama-sama memajukan Karanganyar,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa membawa semangat muda, pengetahuan, dan berbagai inovasi yang dapat menjadi bagian dari solusi dalam mendukung pembangunan masyarakat sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah.

Sementara itu, Kepala Baperida Kabupaten Karanganyar menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-PPM UGM dan menilai, program tersebut sebagai bentuk kolaborasi yang strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar, menyambut baik kehadiran peserta KKN di Karanganyar. Sinergi yang terjalin secara berkelanjutan tentu akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kemajuan daerah,” katanya.

Ia berharap para mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, memahami berbagai potensi dan tantangan yang ada, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Selain itu, berbagai hasil kajian, inovasi, maupun pendampingan yang dilakukan selama KKN juga diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Selama kurang lebih tujuh minggu, para mahasiswa akan terjun langsung ke masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Program yang dijalankan diharapkan mampu mendukung pengembangan potensi lokal, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong lahirnya inovasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa KKN bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan kesempatan untuk bertukar pengetahuan, memperkuat pemberdayaan, dan membuka ruang kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat lokal.

Sementara bagi mahasiswa, Karanganyar menjadi ruang belajar yang berharga untuk memahami kehidupan masyarakat, sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap program KKN-PPM UGM Tahun 2026 dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Karanganyar yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. (Frd)

Tinggalkan Balasan