Wartasentral.com, Depok – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya rumah ibadah.
Melalui Gerakan Cinta Bumi, DLHK Kota Depok melakukan penguatan tata kelola persampahan dengan pendekatan spiritual yang akan di bina melalui rumah ibadah.
Kepala DLHK Kota Depok Reni Siti Nuraeni menjelaskan, dengan mengusung program Ember Biru, pihaknya mengajak jemaat untuk mendukung konsep pengelolaan sampah skala kawasan terintegrasi.
Seperti yang telah dilakukan DLHK Kota Depok di Gereja GPIB Immanuel, Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas, Sabtu (25/07/26) kemarin.
“Kami menyasar para jemaat di Gereja tersebut, lalu memberikan edukasi dan pendampingan untuk melakukan pemilahan sampah,” jelasnya, Senin (27/7/2026).
Reni menyebutkan, Program Ember Biru tidak hanya berfokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga membangun kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, melalui program ini nantinya akan dibentuk kelompok kerja (pokja) di sektor-sektor jemaat, yang berperan dalam mengelola sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.
Kemudian, lanjutnya, mendorong jemaat untuk bisa memahami dan melaksanakan pemilahan sampah mulai dari rumah.
“Kami berkolaborasi dengan GPIB Immanuel ini, untuk melakukan pendampingan dan monev program ini. Harapan kedepannya, upaya ini dapat terus dilakukan dan menyasar tempat ibadah lain di Kota Depok,” pungkasnya. (Rik)






