Wartasentral.com, Depok – Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyampaikan capaian pembangunan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, di Gedung DPRD Kota Depok, Jumat (27/3/2026).
Dalam paparannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menetapkan kebijakan strategis pembangunan tahun 2025, melalui Keputusan Wali Kota Depok Nomor 027-276-KPTS-ADPEM-HUK-2025 tentang paket pekerjaan strategis tahun anggaran 2025.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta pencegahan korupsi dalam pengelolaan anggaran daerah.
Sebanyak 10 paket pekerjaan strategis ditetapkan sebagai prioritas pembangunan, mencakup sektor pendidikan, infrastruktur jalan, lingkungan, hingga fasilitas umum, dengan total anggaran mencapai Rp80.920.808.323.
“Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, 10 paket pekerjaan strategis tersebut telah dilaksanakan dengan capaian kinerja fisik 100 persen,” ujarnya.
Capaian ini menunjukkan kebijakan strategis yang dirancang tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga berhasil diimplementasikan secara optimal dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Selain itu, Chandra juga memaparkan capaian makro pembangunan Kota Depok tahun 2025 yang menunjukkan tren positif.
Tingkat kemiskinan tercatat 2,31 persen atau sekitar 63 ribu jiwa, menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 2,34 persen.
Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka Kota Depok pada Agustus 2025 tercatat 6,52 persen, meningkat dari 6,27 persen pada tahun sebelumnya.
Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus memperkuat program ketenagakerjaan.
“Langkah yang perlu dilakukan antara lain penciptaan wirausaha baru, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan program di sektor tenaga kerja,” jelasnya.
Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Depok tahun 2025 mencapai 84,04, menunjukkan peningkatan kualitas pembangunan manusia, termasuk akses dan kualitas layanan dasar masyarakat.
Dalam aspek keuangan daerah, realisasi pendapatan Kota Depok tahun 2025 mencapai Rp4,33 Triliun atau 95,52 persen dari target.
Sementara realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp4,14 Triliun atau 89,66 persen dari rencana anggaran.
Pemkot Depok juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas belanja daerah melalui prinsip money follow program, dengan fokus pada program prioritas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Chandra Rahmansyah menegaskan secara umum penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025 berjalan baik, meskipun masih terdapat beberapa program yang perlu ditingkatkan.
“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan ke depan, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian dan evaluasi program,” pungkasnya. (Rik)






