Wartasentral.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas 65 wisudawan Pendidikan Kader Mubalig (PKM) Angkatan XXXII Tahun 2025, sekaligus membuka Studium General PKM Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/7/2026)
Ia menyampaikan, para mubalig akan diberikan ruang untuk berkiprah di masjid-masjid milik Pemprov DKI Jakarta, maupun melalui kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) di ibu kota.
“Saya meyakini, hal itu akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berperan serta seluas-luasnya,” ujar Pramono.
Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI akan mencetak 1.000 mushaf Al- Qur’an edisi khusus dalam rangka menyambut lima abad Kota Jakarta. Dari jumlah tersebut, masing-masing 500 mushaf akan digunakan untuk kegiatan khataman dan tadarus Al-Qur’an.
“Nanti kami siapkan tempat khusus bagi siapa pun yang ingin mengikuti khataman untuk menandatangani dan sebagainya. Saya juga ingin ikut. Jadi ada 500 untuk khataman dan 500 untuk tadarusan,” jelasnya.
Ia pun mendorong para kader mubalig turut berpartisipasi dalam kegiatan khataman dan tadarus tersebut.
Sementara itu, Ketua Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta, KH Jamaluddin M. Hasyim menambahkan, para wisudawan PKM telah menyelesaikan pendidikan selama delapan bulan di bawah bimbingan para ahli dan pakar.
Ia menyambut baik komitmen Gubernur Pramono, yang membuka kesempatan bagi para alumni PKM untuk berkontribusi di lingkungan Pemprov DKI.
“Alhamdulillah, Pak Gubernur membuka ruang bagi alumni-alumni kami untuk bisa berkiprah di Pemprov DKI Jakarta,” ujarnya.
Jamaluddin menegaskan, keluarga besar PKM siap mendukung berbagai program Pemprov DKI dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global.
Menurutnya, dukungan tersebut telah diwujudkan, salah satunya melalui kampanye penataan sampah dengan pendekatan dakwah dan pembinaan umat.
“Kami juga ikut dalam kampanye penataan sampah di Jakarta, untuk membantu program Gubernur melalui bidang dakwah dan pembinaan umat,” tutupnya. (Bambang)






