Wartasentral.com, Cilacap – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Cilacap, menyelenggarakan babak final Lomba Membuat Alat Peraga Edukatif (APE) dari Bahan Bekas Tingkat Kabupaten Cilacap Tahun 2026.
Acara yang diikuti oleh para kader PKK dan pendidik PAUD tersebut, digelar di Gedung Sumekar PKK Kabupaten Cilacap, Senin (15/6/2026).
Acara Grand Final Lomba Membuat APE dibuka langsung oleh Plt Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap, Mahdiana Taufik Nur Hidayat.
Dalam sambutannya, Mahdiana menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah esensial untuk menggali kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kreativitas para kader, barang bekas yang semula tidak bernilai dapat disulap menjadi media pembelajaran ramah lingkungan, yang menunjang tumbuh kembang anak usia dini.
“Kegiatan ini juga selaras dengan program inovasi Pokja II TP PKK Kabupaten Cilacap, yaitu GELINUMAS PAUD atau Gerakan Literasi dan Numerasi Masyarakat PAUD. Melalui program ini, Pokja II terus berupaya menumbuhkan budaya literasi dan numerasi sejak usia dini sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan memiliki kemampuan belajar yang baik,” jelas Mahdiana.
Ia berharap agar alat peraga yang dihasilkan tidak berhenti sebagai pajangan lomba, melainkan benar-benar diimplementasikan untuk membantu anak-anak mengenal huruf, angka, bentuk, serta melatih kemampuan komunikasi dengan cara yang menyenangkan.
“Anak-anak yang hari ini kita dampingi adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Kabupaten Cilacap. Saya berharap Pokja II di semua tingkatan melakukan tindak lanjut berupa pembinaan, pendampingan, dokumentasi, serta penyebarluasan karya-karya terbaik agar dapat direplikasi dan dimanfaatkan oleh PAUD maupun kelompok belajar lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pokja II TP PKK Kabupaten Cilacap, Rintih Ferry Adhi Dharma, dalam laporannya menjelaskan bahwa, lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD sekaligus menumbuhkan kesadaran pengelolaan sampah melalui daur ulang.
“Jumlah peserta keseluruhan adalah 21 kelompok. Setelah dilakukan penilaian tahap pertama, telah terpilih 6 kelompok terbaik yang tampil pada penilaian tahap kedua atau babak final pada hari ini,” terangnya
Enam kecamatan yang berhasil menembus babak final tersebut adalah Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap Utara, Gandrungmangu, Kroya, Sidareja, dan Wanareja.
Proses penilaian tahap final ini dinilai secara ketat dan objektif oleh dewan juri profesional yang terdiri dari Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cilacap, Eko Wiwit MR, Perwakilan Dinas P dan K Kabupaten Cilacap, Puji Riyanto, serta Perwakilan Pokja II TP PKK Kabupaten Cilacap, Amin Hadiartani.
Berdasarkan hasil penilaian akhir dewan juri, TP PKK Kecamatan Wanareja sukses keluar sebagai Juara I dengan APE “Saung Cerdas Cerita”.
Kemudian Juara II diraih oleh TP PKK Kecamatan Cilacap Selatan, disusul oleh TP PKK Kecamatan Gandrungmangu sebagai Juara III.
Sementara itu, predikat Juara Harapan I berhasil dibawa pulang oleh TP PKK Kecamatan Sidareja, disusul Juara Harapan II oleh TP PKK Kecamatan Cilacap Utara, dan Juara Harapan III diraih oleh TP PKK Kecamatan Kroya. (Tyas)
