Wartasentral.com, Depok – Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyebutkan, upaya memperkuat keberadaan Unit Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) membutuhkan sinergi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, stakeholder, Puskesmas, sekolah, masyarakat hingga pemangku kepentingan terkait.
Kolaborasi tersebut dimaksud agar koordinasi terus terjalin, dalam menyusun rencana kerja yang terukur serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala dalam mendukung perkembangan UKS/M.
Hal tersebut, disampaikan Chandra Rahmansyah saat membuka Workshop Optimalisasi Peran Tim Pembina (TP) Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Kota Depok secara hybrid, di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka II, Selasa (28/7/2026).
“Dengan sinergi yang kuat, keberadaan UKS/M ini bukan hanya menjadi struktur organisasi saja, melainkan benar-benar menjadi penggerak utama terwujudnya sekolah sehat di Kota Depok,” ungkapnya.
Dalam hal ini, ia mengapresiasi Tim Pembina (TP) UKS/M yang selama ini telah mengoordinasikan berbagai program pembinaan sekolah sehat.
Kedepannya, diharapkan peran tersebut semakin diperkuat sebagai motor penggerak dalam mengoptimalkan program sekolah sehat.
Chandra menekankan, bahwa peran TP UKS/M ini juga menjadi sangat penting dalam mengawal kebijakan pemerintah Depok.
Seperti, pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), pengendalian penyakit menular, hingga pembinaan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman, nyaman, dan ramah anak.
“Seluruh program ini tidak akan berjalan optimal tanpa koordinasi yang kuat dari TP UKS/M baik di tingkat kota hinga kecamatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Chandra juga mengajak seluruh anggota TP UKS/M agar terus membangun inovasi dan memperkuat kemitraan dengan dunia usaha, organisasi profesi, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, serta orang tua.
“Sebab, membangun sekolah sehat merupakan tanggung jawab bersama. Ketika anak-anak sehat dan tumbuh dalam lingkungan belajar yang mendukung, maka kita sedang menyiapkan generasi terbaik,” pungkasnya. (Rik)
