Wartasentral.com, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Bidang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), terus melakukan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Salah satunya yang sedang berjalan yakni, Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan Wilayah 5 dan 6.
Proyek pembangunan pengembangan SPAM Kedua wilayah itu, kini tengah dikerjakan oleh CV Sayaga Mandraguna.
Romi, Pelaksana lapangan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan Wilayah 5 dan 6 dari CV Sayaga Mandraguna, memastikan pekerjaan tersebut sesuai dengan spesifikasi (Spek).
Pasalnya, ia bersama konsultan supervisi setiap hari pengerjaan selalu mengawasi dengan ketat, agar tidak melenceng dari spek yang telah ditentukan.
“Untuk pipanya, kita tanam di kedalaman 120cm, sesuai dengan spek. Saya bersama konsultan pengawas atau supervisi, setiap hari mengawasi para pekerja agar bekerja dengan baik dan sesuai,” jelas Romi, Jumat (17/7/2026).
Ia pun mengaku, semaksimal mungkin pekerjaan tidak menggangu masyarakat pengguna jalan, pengendara dan selalu menjaga kebersihan lingkungan lokasi pekerjaan.
“Kita kerja juga memperhatikan lingkungan, semaksimal mungkin tanah tidak berceceran di tengah jalan, rambu – rambu kita pasang agar masyarakat pengguna jalan tidak masuk ke dalam areal proyek. Intinya kita jaga lingkungan ini,” tegasnya.
Berdasarkan informasi yang ada, tahun ini DPUPR Kota Depok melalui Bidang Pengelolaan Air Limbah dan Air Minum (PALAM) melakukan pengembangan SPAM di 7 wilayah. Antara lain wilayah 3,4,5,6,7,8 dan 15.
Kepala Seksi Pengembangan dan Pengelolaan Air Minum DPUPR Kota Depok Muhammad Bachrun Nur Aziz, ST, M.Si mengatakan, pengembangan jaringan untuk Wilayah 5 dan 6 memang ditangani oleh Dinas DPUPR.
“SPAM Jaringan Perpipaan Wilayah 5 dan 6 adalah proyek infrastruktur air bersih, yang dikelola oleh Pemerintah Kota Depok. Saat ini, proyek ini dalam tahap pengembangan dan pembangunan jaringan pipa,”bebernya.
Kegiatan ini tambah Bachrun, bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses air bersih, agar warga mendapatkan air bersih dengan lebih mudah.
Ia menyampaikan, jaringan air bersih perpipaan tersebut, nantinya setelah selesai dikerjakan akan diserahkan kepada PT Tirta Asasta Depok (Perseroda), selaku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Iya nanti sudah selesai akan diserahkan ke PDAM Tirta Asasta Depok, guna menunjang jangkauan lebih luas ke masyarakat. Semoga, pekerjaannya dapat selesai sesuai dengan waktu pelaksanaan pekerjaan,” pungkasnya. (Rik)






