Tirta Asasta Siap Beri Pasokan Air Bersih 170 Ribu Unit Rusun MBR Tirtajaya

Sedimentasi IPA Kedasih PT Tirta Asasta Depok (Foto: Indoraya Today/PT Tirta Asasta)

Wartasentral.com, Depok – Perusahaan daerah air minum PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) menyatakan kesiapan mendukung pasokan air bersih, untuk rencana pembangunan 170 ribu unit rumah susun (rusun) subsidi di Kota Depok, Jawa Barat.

Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) M. Olik Abdul Holik mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi kebutuhan air untuk kawasan rusun yang akan dibangun di Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya.

“Kita sudah siap, untuk mensuplai rusun yang rencana akan dibangun. Secara kapasitas instalasi pengolahan masih cukup, tinggal penambahan jaringan pipa,” jelasnya, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, langkah lanjutan yang akan dilakukan adalah berkoordinasi dengan pihak pelaksana pembangunan, untuk menghitung kebutuhan air secara detail.

“Perhitungan tersebut mencakup jumlah unit hunian, estimasi penghuni, hingga kebutuhan jaringan distribusi,” tandasnya.

Olik menambahkan, hasil koordinasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan apakah diperlukan pembangunan jaringan pipa baru atau optimalisasi jaringan yang sudah ada.

Namun dari sisi produksi, kapasitas instalasi pengolahan air dinilai masih memadai untuk menopang kebutuhan tambahan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan lahan seluas 45 hektare di Depok untuk pembangunan rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Proyek ini ditujukan, untuk mengurangi backlog perumahan di kawasan perkotaan yang terus meningkat.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut pembangunan rusun tersebut, menjadi salah satu solusi atas keterbatasan lahan dan tingginya kebutuhan hunian di Depok.

Ia menjelaskan, pemerintah akan menyiapkan skema pembiayaan melalui FLPP dengan tenor hingga 30 tahun, uang muka sekitar 1 persen, serta cicilan yang disesuaikan dengan kemampuan masyarakat.

“Selain itu, masyarakat juga akan mendapatkan dukungan tarif sosial untuk layanan listrik dan air, agar biaya hunian tetap terjangkau,” terang Ara.

Dukungan tarif tersebut dinilai penting untuk memastikan biaya hidup penghuni rusun tetap rendah, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih. (Key)

Tinggalkan Balasan