Dinkes Kota Depok Mulai Waspadai Penularan Hantavirus

Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori (foto: IG Siaran Depok)

Wartasentral.com, Depok – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mulai mewaspadai mewabahnya penularan Hantavirus, dengan menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan rumah dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pasalnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat ada sebanyak 23 kasus hantavirus sejak tahun 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 pasien dinyatakan sembuh dan tiga orang meninggal dunia.

“Dinkes akan mengingatkan masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan hantavirus, yang berasal dari hewan pengerat atau tikus,* ujar Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, penularan hantavirus umumnya berasal dari urine, feses atau air liur tikus, yang mengontaminasi debu dan kemudian terhirup manusia.

Lingkungan dengan sanitasi buruk, tambah Devi, menjadi habitat ideal bagi tikus, sehingga dapat meningkatkan risiko kontak manusia dengan pembawa virus tersebut.

“Karena itu, masyarakat kami himbau untuk menjaga kebersihan rumah dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Selalu gunakan alas kaki, saat beraktivitas di area yang berisiko terkontaminasi,” ucapnya.

Selain itu, waspadai debu yang terkontaminasi. Saat membersihkan area berdebu atau kotor, himbaunya, gunakan masker agar tidak menghirup partikel yang mungkin mengandung virus.

Devi juga mengingatkan pentingnya pengendalian populasi tikus, serta perbaikan sanitasi lingkungan guna menekan risiko penyebaran hantavirus.

“Dengan kita menjaga sanitasi yang baik, maka kita semua dapat menekan risiko penyebaran hantavirus ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, kasus Hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah virus tersebut terdeteksi di kapal pesiar ekspedisi MV Hondius, milik perusahaan Oceanwide Expeditions pada awal April 2026 lalu.

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah penumpang terinfeksi, hingga memicu respons kewaspadaan kesehatan internasional. (Key)

Tinggalkan Balasan