Wartasentral.com, Depok – Ketua RW 15 Kelurahan Mampang Kecamatan Pancoran Mas Amri, sangat mengapresiasi kinerja DPUPR Kota Depok. Pasalnya, dengan cepat melakukan tindakan terhadap turap longsor Kali Krukut di Perumahan Vila Arsip RW. 15 Kelurahan Mampang, kecamatan Panmas.
“Alhamdulillah, sejak kemarin hingga hari ini satgas SDA DPUPR Depok sudah melakukan penanganan sementara turap longsor di Vila Arsip Mampang RW 15,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Amri menyampaikan, turap kali krukut tersebut longsor pada Minggu pagi. Untuk mengantisipasi masuknya air ke lingkungan warga, ia melaporkan kejadian tersebut kepada DPUPR Depok.
Laporannya itu, tambahnya, kontan direspon pihak DPUPR Depok. Sehingga, ia tidak lagi khawatir air kali Krukut itu meluap memasuki lingkungan warganya.
“Terima kasih kepada DPUPR yang sudah melakukan tindakan antisipasi berupa penanganan sementara agar turap yang longsor ini, tidak menjadi celah meluapnya air ke dalam lingkungan warga. Semoga hari ini selesai,” imbuhnya.
Plt. Kepala DPUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro mengutarakan, pihaknya selalu berupaya memberikan pelayanan yang cepat terhadap sejumlah laporan dari masyarakat.
“Untuk penanganan sementara turap longsor itu, kita menerjunkan satu tim Satgas SDA yang terdiri dari 7 orang. Saat ini, penanganannya masih berlangsung,” terangnya.
Pekerjaan itu, tambahnya, dilakukan secara manual, menggunakan anggaran pemeliharaan. Perbaikan meliputi pembongkaran material turap yang rusak, pembersihan area, serta memasang cerucuk bambu.
“Penanganan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas kondisi turap yang longsor, yang berpotensi mengganggu aliran air serta membahayakan lingkungan sekitar. Kami harap, penanganan dapat segera rampung,” harapnya.
Sementara itu, salah seorang satgas mengatakan, hari ini sudah dilakukan penanganan sementara turap longsor kali Krukut villa arsip, RW 15 Mampang, dengan memasang cerucuk bambu.
“Sebelumnya, pada hari Senin, kita membersihkan dulu material turap setinggi 2 meter lebih itu. Baru hari ini, kita pasang cerucuk bambu,” utasnya. (Rik)






