Tirta Asasta Depok Mulai Lengkapi Booster Pump Jatijajar Agar Cepat Beroperasi

Pemasangan pipa JDU ke mesin pompa booster Jatijajar (foto: Riki)

Wartasentral.com, Depok – PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) selaku Perusahaan penyedia air bersih milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, terus mengejar kelengkapan Booster Pump Jatijajar agar bisa lekas beroperasi dan melayani masyarakat.

Manajer Operasional PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) Cepi Ahmad Darojatun, A.Md., menyampaikan Booster Pump Jatijajar kapasitas 5000 m3 yang baru selesai dibangun tahun lalu, merupakan sebuah solusi teknis agar pasokan air bersih di wilayah Tapos lebih kuat dan efisien.

Namun saat ini belum beroperasi, lantaran masih ada sejumlah kelengkapan lain yang harus dipasang, seperti mesin pompa sentrifugal yang harus di pesan diluar negeri, hingga pemasangan sistem kelistrikan, komponen, serta peralatan elektronik (Elektrikal).

“Booster Pump Jatijajar memang sudah selesai dibangun pada tahun lalu, namun belum bisa digunakan. Tahun ini kami mulai melengkapi kekurangannya, pemasangan pompa dan kelistrikannya,” jelasnya, di Kantor Tirta Asasta Depok, Kamis (16/4/2026).

Ia menerangkan, saat ini mesin pompa pendorong (booster) sudah dipasang dan tengah disambungkan dengan pipa jaringan distribusi utama (JDU). Begitu juga dengan jaringan listriknya, sudah mulai dikerjakan.

“Mesin pompa booster kita Pre-order dari Turki, Alhamdulillah sudah kita pasang, untuk elektrikalnya masih dalam pengerjaan sejak Februari hingga bulan Juni,” papar Cepi, didampingi Supervisor Pengendalian Konstruksi Perpipaan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) Dadan Gunawan.

Ia mengemukakan, alasan proyek pekerjaan booster dan elektrikal dipisah lantaran guna menghindari adanya Kerja Sama Operasi (KSO), yang rentan akan timbulnya permasalahan.

Pasalnya, dua perusahaan yang tergabung dalam KSO punya masing-masing bidang pekerjaan. Seperti perusahaan yang bertindak sebagai pemimpin (Lead Firm), mengerjakan bidang sipilnya dan satunya lagi mengerjakan Mechanical, Electrical, Plumbing (MEP).

“Seandainya perusahaan yang mengerjakan MEP tidak selesai pekerjaannya, tentu akan jadi permasalahan bagi perusahaan Lead Firm. Maka, kami tidak ingin itu terjadi,” bebernya.

Ia pun menyampaikan, booster pump Jatijajar bertujuan untuk meningkatkan tekanan dan memperlancar distribusi air bersih ke pelanggan, khususnya di wilayah Kecamatan Tapos.

“Dengan adanya booster ini, masalah tekanan air yang rendah atau kecil bisa teratasi, sehingga aliran air ke kran rumah warga menjadi lebih deras dan stabil,” pungkasnya.

Diketahui, Pembangunan Booster Pump Jatijajar Kapasitas 5000 m3 milik PT Tirta Asasta Depok itu dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT Primerindo Multi Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp. 22.031.473.000,00, selama 300 hari kerja, mulai 21 Agustus 2024 hingga 16 Juni 2025.

Sementara proyek Pengadaan dan Pemasangan Elektrikal Booster Pump Jatijajar itu, dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT Indra Putra Berlian, dengan nilai kontrak Rp. 1.845.412.662,00, yang ditargetkan rampung pada Juni 2026. (Rik)

Tinggalkan Balasan