Camat Sukmajaya Punya 2 Cara Atasi Banjir Komplek Mekar Perdana

Camat Sukmajaya Punya 2 Cara Atasi Banjir Komplek Mekar Perdana
Camat Sukmajaya Wiyana (foto: ist)
Bagikan:

Wartasentral.com, Depok – Camat Sukmajaya Wiyana, mempunyai dua cara dalam mengatasi persoalan banjir, yang kerap hinggap di Komplek Mekar Perdana, RW 22 Kelurahan Abadijaya.

Hal itu ia ungkapkan, usai Taraweh Keliling (Tarling) tingkat Kota Depok, di Masjid Al Istiqomah, Komplek Mekar Perdana RW 22, Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Senin (25/3/2024).

“Iya, secara topografi ini daerah rendah. Makanya, setiap wilayah yang lebih rendah, akan kedatangan air dari lingkungan yang posisinya lebih tinggi,” ujarnya.

Ia mengutarakan, dalam mengatasi banjir komplek Mekar Perdana, cara Pertama adalah, jalan untuk mengambil air yang diposisi rendah, memperdalam saluran yang ada ,supaya kemiringan ke lokasi yang rendah bisa terjadi.

“Kedua harus buat embung air, seperti yang Wali Kota sampaikan tadi, harus ada embung yang bisa menampung air sementara, sambil menunggu air dialirkan ke daerah yang lebih rendah,” tukasnya.

Ia menekankan, pembuatan embung atau tendon air tidak cukup bila menggunakan Dana Kelurahan (Dakel) dan pembuatannya perlu teknis.

“Pakai dana kelurahan tidak akan cukup. Ini pekerjaan teknis, terlalu teknis jadi tidak boleh. Jadi, Dakel itu untuk penanganan yang memiliki teknis sederhana saja, bukan yang rumit,” tegas Wiayana.

Embung merupakan bangunan konservasi air berbentuk kolam, untuk menampung air hujan dan air limpahan atau air rembesan. (Cky)

Tinggalkan Balasan