Ragam  

Selama Juni 2026, DLHK Depok Pangkas 133 pohon dan Tebang 14 Pohon

Kabid TLK DLHK Kota Depok Tri Sakti Anggoro saat melakukan penanaman pohon di Jalan Margonda Raya. (Foto: Dokumentasi DLHK Kota Depok)

Wartasentral.com, Depok – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok melalui Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK), terus menjalankan berbagai program pemeliharaan lingkungan, penghijauan, serta pelayanan publik.

Sepanjang Juni 2026, berbagai kegiatan tersebut meliputi pemeliharaan pohon, konservasi dan penghijauan, hingga pembagian pohon kepada masyarakat.

Kepala Bidang TLK DLHK Kota Depok Tri Sakti Anggoro mengatakan, berbagai capaian tersebut merupakan wujud komitmen DLHK dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami terus melakukan berbagai upaya untuk menjadikan lingkungan Kota Depok yang aman, hijau, dan nyaman bagi warganya,” ungkapnya, Rabu (1/7/2026).

Sakti merinci, selama Juni 2026 telah dilakukan pemangkasan 133 pohon, penebangan 14 pohon mati, penanganan satu pohon sempal, serta lima pohon tumbang.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya berhasil menanam 794 pohon yang terdiri dari 150 pohon pelindung, 51 pohon buah, dan 593 pohon perdu.

Tidak hanya itu, jelas Sakti, pihaknya turut membagikan 128 bibit pohon kepada masyarakat. Rinciannya antara lain 52 pohon pelindung, 51 pohon buah, dan 25 pohon perdu.

“Ini kami lakukan, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan penghijauan yang melibatkan masyarakat luas,” jelasnya.

Di bidang konservasi, ungkapnya, DLHK juga membuat 10 lubang biopori serta memperbaiki lahan rusak seluas kurang lebih 200 meter persegi, di Jalan Raya Bogor yang kini ditata menjadi taman.

“Alhamdulillah, seluruh upaya yang kami lakukan mendapat apresiasi dari masyarakat. Sehingga kami mendapatkan Indeks Kepuasan Masyarakat yang mencapai 91,50 persen,” urainya.

Dalam hal ini, Sakti menyebutkan, capaian ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang terus bersinergi dengan DLHK.

“Semoga kolaborasi dan sinergi dapat terus terjalin. Kami optimis bisa meningkatkan indeks kualitas lahan, gerakan konservasi secara masif, serta mengarah kepada blue print pembangunan kota yang ramah lingkungan,” utasnya. (Key)

Tinggalkan Balasan