Wartasentral.com, Depok – Wali Kota Depok Supian Suri memaparkan arah pembangunan Kota Depok tahun 2027, dalam Musrenbang RKPD, Selasa (14/4/2026).
Fokus utama diarahkan pada peningkatan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga penguatan ekonomi lokal.
Ia menjelaskan, pembangunan 2027 merupakan bagian dari tahapan untuk mewujudkan visi “Depok Maju”. Sejumlah persoalan dasar menjadi perhatian utama, seperti kemacetan, pengelolaan sampah, hingga kondisi sarana pendidikan.
“Infrastruktur yang harus kita siapkan, kita sama-sama merasakan bagaimana Depok masih dikeluhkan terkait kemacetan dan masalah sampah,” ungkapnya.
Selain infrastruktur, lanjut Supian, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas berikutnya. Pemerintah menargetkan tidak ada lagi warga Depok yang putus sekolah, dengan memperkuat kolaborasi bersama perguruan tinggi negeri maupun swasta.
“Bagaimana pun juga, pendidikan harus kita upayakan. Kedepan, tidak ada lagi warga Depok yang putus sekolah,” tegasnya.
Di sektor ekonomi, bebernya, Pemkot Depok akan mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi daerah, seperti pertanian skala kecil, tanaman hias, dan ikan hias yang dinilai memiliki nilai tambah.
Supian juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun tata kelola yang lebih transparan, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain program utama tersebut, ia mengungkapkan bahwa alokasi dana RW juga mulai dijalankan sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan. Setiap RW direncanakan menerima anggaran sekitar Rp300 juta, yang mulai direalisasikan pada tahun ini.
“Program ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan di tingkat lingkungan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat,’ tandasnya. (Rik)






