United Tractors Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Pemudik Terminal Pulo Gebang

Pemudik memadati posko layanan pemeriksaan kesehatan gratis PT UT & Scania di Terminal Terpadu Pulo Gebang (foto: Riki)

Wartasentral.com, Jakarta – Peduli akan keselamatan para pemudik yang akan bertemu dengan sanak keluarga di kampung halaman, PT United Tractors (PT UT) bekerjasama dengan Scania salah satu perusahaan manufaktur dan kendaraan berat asal Swedia, membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis, di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, selama 3 hari mulai tanggal 13-15 Maret 2026.

General Manager Truck, Bus dan Crane Marketing Operation Division PT United Tractors Istiqo Projo menyampaikan, tujuan mendirikan Posko Fit for The Road lantaran ingin berkontribusi kepada masyarakat dan negara untuk persiapan mudik yang aman dan sehat.

“Ya tujuannya, kita ingin berkontribusi untuk persiapan mudik yang aman nyaman dan sehat. Jadi posko United Tractors dan Scania Fit for The Road ini, memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk pemudik,” jelasnya, Jumat (13/3/2026).

Ia mengatakan, pemudik ini bukan hanya penumpang, supir dan kernet bus juga merupakan pemudik, karena awak bus ini mengantarkan penumpang ke kampung halaman mereka.

Mengenai Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas, tambah Istiqo, pihaknya menerjunkan 2 Dokter dan 3 perawat yang biasa bertugas di Klinik UT.

“Mereka semua dokter profesional kemudian perawat profesional juga, mereka sebenarnya sehari-hari bertugas di kliniknya UT, klinik kami di kantor,” terangnya.

Pemeriksaan kesehatan pemudik, urainya, dilakukan pada jam 14:00 – 17:00, dengan target peserta sebanyak 200 orang per hari. Jadi kalau selama 3 hari, totalnya sekitar 600 orang pemudik.

Istiqo mengaku, posko layananan pemeriksaan kesehatan gratis pemudik itu, memang baru pertama kali dilaksanakan pada arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Lebih jauh ia mengemukakan, dalam skala minim, ia melihat bahwa 85% tingkat kecelakaan di jalan raya, disebabkan oleh human error atau kesalahan manusia.

“Hal itu salah satunya, akibat kelelahan dan penyakit yang dideritanya. Sisanya kondisi kendaraan, tapi itu kecil sekali ya sekitar 5%. Jadi, ini sangat impact full. Untuk itu, kami hadir melalui cek kesehatan ini, agar bisa mendeteksi permasalahan kesehatan, untuk meminimalisir terjadi kecelakaan,” tambahnya.

Ia mengutarakan, PT UT memilih Terminal Pulo Gebang, lantaran melihat penumpangnya banyak ditambah jumlah bus antar provinsinya pun banyak dan jarak tujuannya relatif jauh.

“Terminal ini sebagai tempat pemberangkatan bus AKAP jarak jauh, durasinya lama. Terus, driver kan challenge-nya juga lebih besar,” tukasnya.

Ia menekankan, kegiatan ini merupakan bagian tanggung jawab UT secara sosial, sekaligus sebagai sarana promosi UT dan Scania.

“Kita mendoakan, pemudik selamat sampai tujuan dan selamat menikmati souvenir lucu dari kami. Para pemudik pun sangat senang dengan adanya kegiatan kami, mereka berharap ini akan berlanjut pada musim mudik tiap tahunnya,” tegas Istiqo.

Sementara itu, Asisten Kepala Representatif dan Marketing Scania untuk Indonesia Jens Henings mengatakan, Indonesia adalah salah satu negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Budaya mudik, imbuhnya, sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Mereka pergi dari kampung halaman, untuk bekerja dan membantu keluarganya.

“Dan di hari raya Idul Fitri, waktunya mereka kembali ke tempat asalnya, yaitu kampung halamannya untuk merayakan kebersamaan bersama keluarga dan orang-orang tercintanya,” kata pria berkewarganegaraan Jerman dan sudah menetap di Indonesia hampir 5 (lima) tahun, di daerah Pejaten, Jakarta Selatan.

Jens juga menambahkan, melalui pemeriksaan kesehatan ini, Scania bukan hanya memberikan kenyamanan, tapi juga memberikan keselamatan.

Para pengemudi dan tentunya juga para penumpang dengan tujuan kota yang berbeda-beda, ulasnya, dimana rata-rata mereka menempuh perjalanan selama hampir 10 atau 12 jam, demi untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan orang-orang tercintanya

“Tentunya mereka rela mengorbankan apapun baik waktu, materi, tenaga dan lainnya. Jadi Scania hadir, untuk mendukung mereka dengan memberikan fasilitas terbaik, melalui armada kendaraan kami dan tentunya kami juga turut memperhatikan kesehatan mereka,” tutupnya.

Senada, Pimpinan PT Jawa Putra Mandiri (JPM) H. Iskandar, S.Sos sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan PT UT terhadap para pemudik. Terlebih, para pemudik juga mendapatkan souvenir dari PT UT sebagai oleh-oleh.

“Saya pimpinan PT Jawa Putra Mandiri, sangat mengapresiasi pemeriksaan gratis pemudik yang dilakukan PT UT, selama musim mudik ini,” ucapnya.

Iskandar berharap, agar tahun selanjutnya, PT UT tetap terus melaksanakan kegiatan itu lantaran sangat bermanfaat bagi penumpang dan para awak bus.

“Ya saya berharap, PT UT setiap tahunnya melakukan pemeriksaan kesehatan gratis pemudik. Ini bukti nyata kegiatan sosial PT UT, yang peduli dengan kesehatan pemudik,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, perwakilan dari Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengunjungi Posko layanan pemeriksaan kesehatan gratis PT UT dan Scania.

Para pemudik tampak sumringah, setelah memeriksa kondisi kesehatan mereka menerima souvenir dari PT UT dan Scania. Souvenir itu antara lain berupa Tumbler, Kaos, Gelas, Kipas, Gantungan kunci dan Topi.

Untuk pemeriksaan kesehatan itu berupa, cek tekanan darah, kadar gula darah sewaktu, kolesterol dan asam urat. (Rik)

Tinggalkan Balasan