Ikuti Perkembangan Jaman Kelola Website, Santri Dar El Fikr Depok Dibekali Ilmu Jurnalistik

Pemateri pelatihan jurnalistik & pengelolaan website bersama santri Dar El Fikr (foto: kml)

Wartasentral.com, Depok – Pondok Pesantren Dar El Fikr Depok kembali menunjukkan semangat berkembangnya, dengan menggelar pelatihan jurnalistik sebagai bekal mengelola website bagi tim media internal pesantren, di Aula Pesantren tersebut, Kamis (26/2/2026).

Para santri yang tergabung dalam tim media pesantren tampak antusias, mengikuti materi jurnalistik yang disajikan pemilik media Radarpost Adi Mahmudi dan Sekretaris Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Riki.

Keduanya berbagi ilmu mengenai cara menulis berita yang baik dan benar sesuai kaidah jurnalistik, hingga pengelolaan website darelfikr

Dalam pelatihan ini, Adi menekankan pentingnya memahami prinsip-prinsip dasar jurnalistik, sebagai fondasi dalam menulis konten website.

“Para santri tidak sekadar diajarkan teknis membangun situs, tapi juga bagaimana menyajikan informasi secara lugas, akurat dan menarik bagi pembaca,” ujarnya.

Ia pun mengaku terharu, dengan sambutan hangat dari seluruh pihak pesantren dan pemberian penghargaan sebagai pemateri dari Pengasuh Pesantren Dar El Fikr KH. Hadiatullah kepadanya.

“Saya tidak menyangka, ada perhatian seperti ini. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kiai dan teman-teman santri, yang sudah mau mengikuti pelatihan ini dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Riki dari SWI Depok memberikan pandangannya bahwa kegiatan semacam ini, sangat relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi para santri saat ini.

“Kegiatan ini cukup bagus, lantaran bisa memantik kreativitas santri dalam menghadapi tantangan global, yakni dunia digital yang ada di hadapan kita semua,” lontarnya.

Ia berharap, pembelajaran yang diberikan hari ini dan sebelumnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif para santri, terutama dalam mempublikasikan kegiatan – kegiatan Pesantren Dar El Fikr.

“Semoga kegiatan para santri seperti ini bisa menginspirasi anak-anak yang belum mau nyantri, menjadi tertarik untuk jadi santri,” tambah Riki penuh harap.

Dengan adanya pelatihan jurnalistik ini, menjadi bukti nyata, bahwa Ponpes Dar El Fikr tidak menutup diri dari perkembangan zaman.

Justru sebaliknya, pesantren ini aktif membekali santrinya agar mampu tampil percaya diri di dunia digital, menyuarakan nilai-nilai positif, mendokumentasikan kegiatan pesantren, hingga menginspirasi masyarakat luas melalui konten yang bermakna.

Dengan bekal ilmu yang didapat hari ini, tim media Dar El Fikr diharapkan semakin produktif dalam mengelola website pesantren, sebagai etalase digital yang memperkenalkan wajah modern pesantren kepada dunia. (Roy)

Tinggalkan Balasan