Ragam  

Wali Kota Depok Resmi Hapus WFH Tiap Hari Jumat

ASN Pemkot Depok masuk ke Balaikota (foto: diskominfo)

Wartasentral.com, Depok – Wali Kota Depok Supian Suri secara resmi menghapus kegiatan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat. Dengan begitu, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Depok, Jumat (25/09/2026) kembali wajib bekerja di kantor atau Work From Office (WFO)

Aturan penghapusan WFH itu termaktup dalam Surat Edaran dengan Nomor 800/614/Org/2026, Tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkot Depok.

Dalam surat edaran disebutkan, dalam rangka meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarpegawai, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan pencapaian target kinerja perangkat daerah secara optimal, perlu dilakukan penataan kembali pelaksanaan tugas kedinasan dengan ketentuan sebagai berikut:

ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Depok, melaksanakan tugas kedinasan dengan pelaksanaan tugas dari kantor.

“Pelaksanaan tugas dari kantor /WFO sebagaimana dimaksud berlaku bagi seluruh ASN pada Perangkat Daerah, sesuai dengan ketentuan hari dan jam kerja yang berlaku,” tulisnya.

Selanjutnya, apel pagi dilaksanakan setiap hari Senin dan hari Jum’at. Selain itu di hari Jum’at melaksanakan kegiatan Operasi Bersih (Opsih), ditentukan oleh perangkat daerah yang membidangi kebersihan.

“Dalam kondisi tertentu dapat diberlakukan fleksibilitas kerja berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian atau pejabat yang berwenang,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok mulai menerapkan WFH sejak April 2026 lalu. Langkah tersebut diambil, tak lain untuk meningkatkan efisiensi di lingkungan Pemkot Depok.

Pantauan beritabuana di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB) Kecamatan Pancoran Mas, sejumlah Kepala Seksi (Kasi) dan staf tampak menempati ruangan dan meja mereka masing-masing.

Lurah RJB Wahyu Syahadat menyampaikan, sehubungan dihapuskannya WFH hari Jumat, maka semua Kasi dan staf sudah masuk semua.

“Iya mulai hari Jumat ini, sudah tidak lagi WFH. Semua Kasi juga sudah masuk, kalau saya Lurah sih memang tidak pernah WFH setiap Jumat,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan dihapuskannya WFH hari Jumat, pelayanan kepada masyarakat jadi lebih optimal kembali dan Lurah jadi tidak kerepotan lagi.

“Ya semoga pelayanan setiap Jumat ini kembali optimal, soalnya kalau WFH Jumat Lurah jadi agak kerepotan di pelayanan,” utasnya. (Riki)

Tinggalkan Balasan