Puluhan Pelajar SMK Wisata Harmas Depok Ikuti Program Kelas Industri

Puluhan Pelajar SMK Wisata Harmas Depok Ikuti Program Kelas Industri
Program kelas industri SMK Wisata Harmas (foto: supen)
Bagikan:

Wartasentral.com, Depok – Sebanyak 32 siswa kelas 10 SMK Wisata Harapan Massa (Harmas) Beji, Kota Depok mengikuti program kelas industri, kerjasama dengan Hotel Westin Jakarta.

Kegiatan bertajuk “Bersinergi mencetak generasi unggul dibidang perhotelan” diadakan di Aula SMK Wisata Harapan, Selasa (16/1/24), dihadiri Ketua Yayasan Made Subrata, Kepala Sekolah Dian Kurniawan, dan perwakilan pihak Hotel Westin Jakarta.

Kepala sekolah SMK Wisata Harmas Dian Kurniawan menjelaskan, program kelas industri itu, diikuti oleh anak-anak kelas 10 semester 2.

“Yang dalam teknisnya, dari 89 siswa mereka diseleksi dulu dari sekolah dan terdapat 32 siswa yang lolos seleksi, namun akan di seleksi kembali oleh pihak hotelnya langsung,” jelasnya.

Nanti, imbuhnya, ketika mereka terpilih, bulan ini ada kerjasama dulu dalam proses pembelajaran di sekolah maupun pembelajaran di hotel, yang tidak akan mengganggu proses belajar mengajar siswa di kelas regular.

Pasalnya, akan diberikan jam tambahannya, setelah KBM selama 6 bulan dalam rentang waktu 2 kali seminggu.

“Nanti pada semester 3, siswa-siswi akan internship dalam waku 6 bulan di hotel tersebut, setelah internship selesai nanti masih ada pembelajaran selama 6 bulan dari pihak hotel,” unggahnya.

Program kelas industri tersebut, katanya bertujuan agar siswa-siswi mendapatkan pembelajaran dari pihak hotel.

Jadi, lanjutnya, selama satu setengah tahun, mereka akan mendapatkan pengalaman pembelajaran dari kombinasi dan kolaborasi, dalam proses belajar mengajar di kelas industri.

Sementara itu, siswa-siswi yang belum lolos seleksi, masuk kedalam kelas konvensional.

“Yaitu, mereka akan diberikan penguatan kembali dan akan mendapatkan hak untuk prakerin, sesuai dengan kapabilitas, kita carikan juga untuk mereka,” utasnya.

Ketua Yayasan Made Subrata berharap, ketika nantinya siswa-siswi lulus, pihak hotel sudah punya database siswa-siswi yang bisa langsung direkrut dalam tenaga kerja.

“Apabila memang Hotel membutuhkan, karena siswa-siswi yang sudah mereka bina ada di sekolah ini, sehingga dapat di prioritaskan,” pungkasnya. (thes)

Tinggalkan Balasan