Cederai Pemilu, Caleg DPR RI Ranny Diduga Lakukan Politik Uang

Cederai Pemilu, Caleg DPR RI Ranny Diduga Lakukan Politik Uang
Diduga amplop berisi uang dan stiker Caleg Rany Fadh Arafiq yang diberikan kepada warga (foto: uki)
Bagikan:

Wartasentral.com, Depok – Dunia maya digegerkan dengan beredarnya amplop berisi uang dan stiker Caleg DPR-RI nomor urut 1 Dapil Depok-Bekasi, Ranny Fadh A.Rafiq yang diberikan kepada warga di Depok.

Dalam amplop tersebut, sedikitnya terdapat sejumlah uang bervariasi antara Rp. 50-150 ribu, yang diduga diberikan oleh tim pemenangan Ranny Fadh A.Rafiq pada pagi hari.

Selain berisi stiker Ranny, dalam amplop yang telah diberikan kepada warga itu, juga ada stiker beberapa Caleg DPRD Kota Depok.

Selain di Kota Depok, amplop berisi dugaan politik uang tersebut juga beredar di Kota Bekasi, dimana terdapat stiker Caleg DPRD Kota Bekasi bernama Faisal nomor urut 1.

Cederai Pemilu, Caleg DPR RI Ranny Diduga Lakukan Politik Uang
Amplop berisi uang dan stiker caleg (foto: uki)

Bukan serangan Fajar, namun salah satu ketua organisasi pers di Depok menyebutnya dengan serangan masa tenang.

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Yusfitriadi mengatakan, langkah itu membuat Ranny Fadh A.Rafiq terancam gagal duduk di DPR RI.

Selain itu katanya, dalam masa tenang ini, berpotensi digunakan oleh siapapun termasuk oleh masyarakat untuk saling hasut, saling melemparkan ujaran kebencian dan saling menyebarkan berita bohong.

“Ulah siapapun itu, itu kelakuan paling bodoh saat ini. Itu bisa jadi penyebab utama Ranny gagal duduk di DPR-RI,” kata Yus sapaan akrabnya kepada wartawan, Senin (12/2/24).

Yus juga sedikit menyinggung, soal sepak terjang Ranny yang dinilai belum mumpuni sebagai seorang politisi.

Ia mengatakan, cara-cara kasar sudah tidak berlaku saat ini dalam dunia politik, apalagi Ranny maju diduga karena sang suami dinyatakan gagal mengikuti Pileg 2024, akibat terjerat kasus korupsi pada beberapa tahun silam.

“Intinya, untuk semua masyarakat yang cerdas, jangan memilih caleg yang main uang. Lihat juga rekam jejaknya lebih jauh,” tegasnya.

Cederai Pemilu, Caleg DPR RI Ranny Diduga Lakukan Politik Uang
Uang dan stiker caleg dari dalam amplop (foto: uki)

Yusfitriadi juga mengingatkan, biasanya caleg yang bermain politik uang akan mencari gantinya ketika telah dilantik menjadi anggota dewan.

“Biasanya dengan cara apapun akan mencari ganti modal dari kampanye yang telah dikeluarkan, meskipun harus korupsi atau lainnya,” pungkasnya.

Kejadian dugaan money politik itu, juga telah terdengar oleh Bawaslu Kota Depok. Temuan tersebut, rupanya telah sampai ke telinga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok.

“Informasinya sudah didapat, nah saya langsung minta melakukan penelusuran makanya kita lakukan dulu penelusuran, kita harapkan ini bisa membuat informasi siapa pelakunya, dibaginya ke siapa, jumlah uangnya berapa, dan kejadiannya di mana,” kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kota Depok Sulastio, pada Senin, 12 Februari 2024 seperti dilansir viva.

Menurutnya, itu semua yang nantinya akan menjadi bukti untuk naik ke ranah pidana.

“Kita bicara proses penyidikan ini menjadi hal yang ditimbang polisi, Jaksa dan hakim nantinya. Karena penyidik akan menanyakan seperti itu, siapa yang menerima, benar enggak diterimanya, uang atau bukan. karena itu kan pertanyaan-pertanyaan penyidik,” urainya.

Sementara itu, hingga berita diturunkan, pihak partai Golkar sendiri belum merespon dugaan kasus tersebut.

Bahkan, Ketua Tim Pemenangan Ranny Fahd A.Rafiq, Tajudin Tabri yang juga caleg Golkar DPRD Depok, belum merespon konfirmasi yang dilayangkan awak media. (Key)

Tinggalkan Balasan