Wali Kota Depok Pastikan Bangun Halte Transjabodetabek D41 Dekat Pintu Tol Sawangan

Wali Kota Depok Supian Suri saat meninjau lokasi rencana pembangunan halte di kawasan Pintu Tol Desari/Sawangan (Foto: Dishub Depok).
Bagikan:

Wartasentral.com, Depok – Wali Kota Depok Supian Suri bergerak cepat (Gercep) merespons tingginya minat warga, terhadap layanan TransJabodetabek D41 rute Sawangan–Lebak Bulus.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan akan membangun halte resmi di kawasan Pintu Tol Sawangan, Jalan Muchtar Kecamatan Pancoran Mas (Panmas), yang kini menjadi titik favorit naik-turun penumpang.

Saat meninjau langsung lokasi, Supian mengaku melihat langsung tingginya penggunaan layanan tersebut, meskipun kunjungan dilakukan di luar jam sibuk.

“Saya menyaksikan sendiri, meskipun ini bukan jam padat, ternyata banyak warga Depok yang menggunakan layanan ini,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Awalnya, fasilitas pemberhentian disiapkan di Terminal Sawangan. Namun berdasarkan kondisi lapangan, justru Pintu Tol Sawangan menjadi titik berkumpul penumpang terbanyak.

“Faktanya, penumpang lebih banyak berkumpul di sini. Artinya, kita harus menyiapkan fasilitas halte dan manuver bus di lokasi ini,” tegasnya.

Supian menjelaskan, pengelola Tol Desari/Sawangan telah menyetujui pengaturan ulang manuver bus agar lebih dekat ke halte. Termasuk, dukungan juga datang dari Polres Metro Depok.

“Alhamdulillah, pos polisi bersedia dimundurkan sehingga memungkinkan pembangunan halte di lokasi ini,” tambahnya.

Selain pembangunan fisik halte, Pemkot Depok juga akan melengkapi fasilitas dengan mesin validator pembayaran non-tunai (tap e-money), agar penumpang dapat melakukan tap langsung di halte sebelum naik bus.

“Nantinya, penumpang bisa tap di halte. Kita siapkan mesin validator pembayaran non-tunai,” jelas Supian Suri.

Saat ini, Dinas Perhubungan Kota Depok telah berkoordinasi dengan pihak TransJakarta/TransJabodetabek, untuk melakukan survei teknis, termasuk menentukan jenis halte yang akan dibangun.

“Apakah nanti halte besar atau hanya bus stop, itu menunggu hasil survei dari pihak operator berdasarkan jumlah penumpang,” katanya.

Terkait waktu pelaksanaan, Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan pembangunan harus dimulai tahun ini.

“Kalau pun pembangunan permanen belum selesai, kita siapkan dulu manuver bus, landasan sementara, bahkan tenda. Intinya layanan harus segera dimaksimalkan,” tegasnya. (Rik)

Tinggalkan Balasan