Wartasentral.com, Jakarta – Di tengah hangatnya persiapan Munas dan derasnya pemberitaan kegiatan SWI pusat maupun daerah, Kantor Pusat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia mengajak kerjasama Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI).
Penawaran kerjasama itu, disampaikan perwakilan Baznas yang mengajak SWI bersinergi dalam memperluas pelayanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat Indonesia.
“Ajakan ini menjadi bukti, eksistensi dan peran aktif SWI di tingkat nasional semakin diperhitungkan,” ujar Sekjend/Plt. Ketua Umum SWI Herry Budiman, Selasa (3/3/2026).
Ia menyampaikan momentum ini sangat tepat untuk disosialisasikan pada pembukaan Munas, bahkan direncanakan Baznas akan diundang untuk memaparkan langsung, peluang kolaborasi tersebut di hadapan peserta Munas pada sesi pagi tanggal 21 Mei 2026.
Diskusi panitia Munas, kontan berlangsung dinamis dan penuh optimisme. Sejumlah pengurus mendorong agar sinergi ini tidak berhenti pada wacana, tetapi ditindaklanjuti dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU) yang konkret dan strategis.
“Nanti saya komunikasikan untuk pendatanganan MoU, pada Pembukaan Munas di Boyolali. Sekalian kita beri waktu, untuk sosialiasikan program Baznas kepada peserta Munas.” ujar Herry.
Kolaborasi ini, jelasnya, semakin kuat lantaran Baznas telah memiliki berbagai program nasional, yang teruji dan berdampak luas.
Antara lain:
1️⃣ Beasiswa Cendekia BAZNAS
Program pendidikan untuk mencetak generasi unggul dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan penuh.
2️⃣ Bank Zakat Mikro
Pembiayaan usaha mikro berbasis masjid untuk membantu pelaku UMKM kecil agar naik kelas tanpa jerat riba.
3️⃣ Rumah Layak Huni
Program renovasi dan pembangunan rumah bagi masyarakat dhuafa agar memiliki tempat tinggal yang sehat dan bermartabat.
4️⃣ BAZNAS Tanggap Bencana
Respon cepat bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana alam, mulai dari evakuasi, logistik, hingga pemulihan.
5️⃣ ZMart
Penguatan warung kecil dan toko sembako milik mustahik agar lebih modern, tertata, dan berdaya saing.
6️⃣ Rumah Sehat BAZNAS
Layanan kesehatan gratis dan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.
7️⃣ ZChicken
Program pemberdayaan ekonomi melalui usaha kuliner ayam berbasis kemitraan mustahik.
8️⃣ Santripreneur
Penguatan kewirausahaan santri agar mandiri secara ekonomi tanpa meninggalkan nilai-nilai pesantren.
Herry mengutarakan, sinergi SWI dan Baznas membuka peluang besar. SWI akan menguatkan publikasi dan literasi zakat, secara masif dan profesional.
“Lalu kita akan kolaborasi pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian, UMKM dan pesantren. Replikasi model sukses di berbagai daerah, melalui jejaring SWI,” kupasnya.
Kemudian, lanjutnya, akan ada penguatan positioning SWI, sebagai mitra strategis gerakan sosial nasional. Ramadhan ini, benar-benar menjadi titik temu antara dakwah, profesionalisme media dan gerakan sosial kebangsaan.
“Semoga langkah ini menjadi awal kejayaan SWI di masa depan, dalam menguatkan peran wartawan dalam dakwah zakat, menebar manfaat seluas-luasnya dan menghadirkan keberkahan bagi umat dan bangsa,” pungkasnya. (Key)
