Pramono Pesan Para Mahasiswa Aktif Berorganisasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: berjak)

Wartasentral.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri sekaligus memberikan motivasi kepada para mahasiswa, dalam Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Ia menegaskan, pemberian KJMU merupakan program prioritas pemerintahannya untuk menjamin masa depan generasi muda Jakarta.

Karena itu, di bawah kepemimpinannya, kualitas dan kuantitas bantuan pendidikan ini tidak akan menurun dan bahkan diperluas hingga jenjang S3.

“Dan Alhamdulillah kita konsisten dengan kebijakan itu, termasuk pemutihan ijazah yang kita lakukan itu menjadi hal yang diutamakan,” ujar Pramono.

Program pendidikan KJMU tahap II ini diberikan kepada 16.920 siswa, dari berbagai perguruan tinggi. Ia mengatakan, pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga.

“Saya adalah orang yang sangat percaya dan yakin, untuk memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga, maka yang namanya beasiswa atau KJMU inilah salah satu hal yang bisa membantu untuk itu,” katanya.

Pramono kemudian membagikan pengalaman hidupnya, yang juga mendapatkan bantuan pendidikan sejak tingkat SMA hingga jenjang S3.

Berkat beasiswa yang diterimanya, ia mampu menyelesaikan studi hingga gelar Doktor di Universitas Padjadjaran.

Karena itu, ia berpesan kepada para mahasiswa yang menerima bantuan pendidikan KJMU agar memanfaatkannya dengan baik.

Beasiswa yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta ini bukan sekadar bantuan biaya sekolah, namun juga pembinaan dan pendampingan untuk para penerima manfaat.

Selain fokus pada studi, Pramono juga berpesan agar para mahasiswa aktif berorganisasi. Menurutnya, organisasi adalah wadah untuk menempa karakter dan kemampuan kepemimpinan, yang tidak didapatkan di ruang kelas.

“Selain belajar yang rajin, gunakan kesempatan juga belajar organisasi. Itu yang akan menempamu. Apa pun itu, itu akan membentuk dirimu,” ucap Pramono.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana melaporkan, jumlah penerima KJMU Tahap 2 Tahun 2025 sebanyak 16.920 mahasiswa yang tersebar di 97 Perguruan Tinggi Negeri di seluruh Indonesia dan 17 Perguruan Tinggi Swasta di wilayah Jakarta.

Dari jumlah tersebut, terdapat 2.524 mahasiswa penerima baru yang tersebar di 69 Perguruan Tinggi Negeri dan 16 Perguruan Tinggi Swasta; serta 14.396 mahasiswa penerima lanjutan.

“Pada hari ini, dihadiri secara luring 100 penerima baru KJMU Tahap 2 tahun 2025, dari perguruan tinggi di wilayah DKI Jakarta, dan hadir secara link zoom sekitar 500 penerima KJMU Tahap 2 Tahun 2025, dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” lanjutnya.

Nahdiana memastikan Dinas Pendidikan akan menyalurkan bantuan pendidikan tepat sasaran dan memperkuat pembinaan, pendampingan, serta penguatan komitmen akademik bagi para penerima manfaat.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga mendorong agar Forum KJMU di setiap perguruan tinggi, bisa menjadi wadah komunikasi, penguatan jejaring, serta pengembangan kepemimpinan mahasiswa penerima KJMU. (Rck)

Tinggalkan Balasan