
Wartasentral.com, Depok – Wakil Ketua DPRD, Hj. Yeti Wulandari, melakukan kunjungan ke Kompi Pertanian Yonif TP-899 Batalyon Satya Gardapati di Cipayung, Sabtu (10/1/2026).
Kunjungan itu dilakukannya, untuk melihat langsung keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam mendukung agenda pembangunan nasional di sektor pangan.
Yeti menilai, peran TNI tidak lagi terbatas pada fungsi pertahanan. Keterlibatan institusi militer dalam penguatan pertanian, menunjukkan posisi strategis TNI dalam menopang ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Namun, ia kembali menegaskan bahwa peran tersebut tidak bisa berjalan, tanpa adanya dukungan kebijakan dari lintas sektor.
“Ketika TNI dilibatkan dalam penguatan pertanian dan ketahanan pangan, peran tersebut menempatkan TNI sebagai aktor strategis dalam agenda pembangunan nasional,” jelasnya.
Menurut Yeti, penguatan Kompi Pertanian memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, serta kementerian teknis terkait.
Pasalnya, tanpa dukungan kebijakan dan anggaran yang terintegrasi, baginya kontribusi TNI di lapangan berpotensi tidak optimal
Dalam dialog dengan jajaran komandan dan prajurit, ia menyerap aspirasi terkait kebutuhan sarana produksi, ketersediaan bibit dan ternak, serta infrastruktur pendukung pertanian.
Ia merasa kebutuhan tersebut harus menjadi dasar perumusan kebijakan daerah, bukan sekadar pelengkap program.
Ia menekankan DPRD memiliki peran strategis sebagai penghubung kebijakan antara pemerintah dan TNI, terutama melalui fungsi legislasi dan penganggaran.
“Pendekatan berbasis kebutuhan lapangan, diperlukan agar kebijakan publik benar-benar berdampak,” tukas Yeti.
Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis sebagai jembatan kebijakan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan institusi TNI.
“Fungsi legislasi harus diarahkan untuk memastikan kebutuhan riil TNI terintegrasi, dalam perencanaan pembangunan daerah,” tegas alumnus Fakultas Hukum Universitas Pancasila tersebut.
Kunjungan tersebut, terangnya, menegaskan pentingnya menjadikan penguatan peran TNI dalam ketahanan pangan, sebagai agenda bersama untuk memperkuat ketahanan nasional secara berkelanjutan. (Rik)






