Wartasentral.com, Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menerima kunjungan kehormatan (courtesy visit) Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Olivier Zehnder, di Kantor Pusat BPK, Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Pertemuan tersebut, membahas penguatan kerja sama antara BPK dan Swiss Economic Cooperation and Development (SECO).
Saat menerima kunjungan tersebut, Ketua BPK Isma Yatun, didampingi Sekretaris Jenderal Syamsudin, Kepala Badan Perencanaan, Evaluasi, dan Kebijakan Pemeriksaan Keuangan Negara, Novy G. A. Pelenkahu, serta Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional, Teguh Widodo.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga membahas rencana kerja sama untuk mendukung penguatan akuntabilitas sektor publik di Indonesia dalam lima tahun ke depan, yang akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU).
Kerja sama yang disepakati mencakup pengembangan kapasitas dengan fokus pada penguatan manajemen strategis dan independensi, penguatan akuntabilitas sektor publik melalui pelibatan masyarakat, kerja sama bilateral di bidang pemeriksaan sektor publik, serta area lain yang disepakati bersama.
Ketua BPK juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara BPK dan Swiss, termasuk dukungannya dalam pelaksanaan peer review BPK pada tahun 2024, yang melibatkan Supreme Audit Institution (SAI) Swiss, Jerman, dan Austria.
Dalam peer review tersebut, SAI Swiss mendorong peningkatan BPK, khususnya pada area teknologi informasi, dalam rangka mendukung penguatan tata kelola dan transformasi digital BPK.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya BPK, dalam memperkuat hubungan kelembagaan dengan mitra internasional, guna mendukung peningkatan tata kelola dan akuntabilitas sektor publik. (Rck)






