Banyaknya Turnamen Olahraga di Depok, Strategi Pemkot Siapkan Atlet Ikut Event Lebih Tinggi

Kepala Disporyata Kota Depok Eko Herwiyanto (foto: irt)
Bagikan:

Wartasentral.com, Depok – Pemerintah Kota Depok memastikan agenda turnamen olahraga sepanjang 2026 disusun secara berkelanjutan, sebagai bagian dari strategi pembinaan atlet pelajar.

Pola kompetisi yang bergulir sejak akhir 2025 hingga akhir 2026, menurut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok Eko Herwiyanto, diarahkan untuk menjaga ritme latihan dan kesiapan atlet menghadapi ajang olahraga tingkat wilayah dan provinsi.

Ia mengatakan, Liga Basket Pelajar (Libala) Piala Kota Depok 2026 menjadi bagian dari kalender olahraga, yang telah berjalan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kepada pengurus cabang PerbasiKota Depok, yang pada tahun ini menyelenggarakan kegiatan Liga Basket Piala Kota Depok. Tahun 2026 ini, peserta cukup banyak, sampai 75 tim,” jelas Eko.

Ia menegaskan, banyaknya kompetisi, khususnya basket pelajar, bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana menyiapkan atlet Kota Depok agar siap mengikuti event olahraga yang lebih tinggi.

“Dengan semakin banyaknya kompetisi-kompetisi termasuk basket ini, adalah dalam rangka untuk menyiapkan atlet-atlet basket khususnya Kota Depok, untuk mengikuti event-event yang lebih tinggi di masa-masa yang akan datang. Itu yang paling penting,” utaranya.

Eko menjelaskan, kalender olahraga 2026 juga disusun untuk mengantisipasi agenda olahraga pelajar yang sudah terjadwal, salah satunya Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwilda).

“Kalau bicara kalender, ini yang paling dekat, misalnya di tahun 2026 ini bakal ada Popwilda, Pekan Olahraga Pelajar Wilayah,” tambahnya.

Selain itu, Kota Depok juga berperan sebagai tuan rumah dalam agenda olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat.

Karena itu, urainya, kompetisi lokal ia nilai sangat krusial sebagai ajang pematangan atlet sebelum tampil di level lebih tinggi.

“Di tahun ini juga kan kita ada tuan rumah Pemprov Jabar, jadi kompetisi-kompetisi seperti ini adalah dalam rangka untuk mempersiapkan atlet-atlet yang berprestasi untuk menyambut ajang-ajang yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Terkait kesinambungan agenda olahraga, Eko menegaskan kompetisi tidak berhenti di awal tahun. Sejak akhir 2025, berbagai cabang olahraga telah digelar dan akan terus berlanjut hingga akhir 2026.

“Di akhir tahun kemarin kita punya bola voli Piala Wali Kota, sebelumnya juga ada sepak bola Piala Wali Kota. Ini awal tahun 2026, kita awali dengan Piala Wali Kota basket. Insya Allah, sampai akhir tahun ke depan selalu bergulir,” ulasnya.

Eko memastikan, kompetisi pelajar juga dilengkapi mekanisme talent scouting untuk memantau atlet potensial dari sekolah dasar hingga menengah.

“Atlet yang menonjol, akan dipantau sebagai bagian dari pembinaan lanjutan bersama KONI dan cabang olahraga terkait,” pungkasnya. (Key)

Tinggalkan Balasan