Wartasentral.com, Depok – Keluarga Besar Aliansi Masyarakat Maluku (AMMAL) Kota Depok turut merasakan duka mendalam, atas tewasnya salah satu korban penganiayaan, yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI AL, Jumat (2/1/2026), di Gang Swadaya Emas, RT 004 / 001 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Sementara satu korban lainnya, masih dalam perawan intensif di Rumah Sakti. Atas peristiwa itu, meninggalkan luka mendalam bagi anak, istri dan keluarga serta sanak saudara korban.
Ketua AMMAL Kota Depok H. Moren menyampaikan, pihaknya ikut berduka yang mendalam terhadap korban meninggal Wajir Ali Tuankota (24), yang masih memiliki anak kecil yang butuh perhatian, bimbingan dan nafkah untuk kelangsungan masa depannya
“Sedangkan temannya, Dede Naigrata (39) seorang tukang parkir, akibat penganiayaan tersebut mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh dan masih menjalani perawatan,” jelasnya, Minggu (4/1/2025).
Lantaran itu, H. Moren, meminta Polrestro Depok segera menangkap pelaku lain, yang diduga turut melakukan penganiayaan dan pembunuhan sadis terhadap Almarhum Wajir Ali Tuankota, agar Hukum bisa ditegakkan dengan adil tanpa pandang bulu.
“Kami melihat dari luka – luka yang dialami oleh almarhum korban, ini bukan dilakukan oleh satu atau dua orang,” tegasnya.
Ia menilai, peristiwa ini sebagai kejahatan serius terhadap nyawa manusia dan pelanggaran berat terhadap prinsip negara hukum.
“Kepada pihak Polres Metro Depok, kami meminta agar bisa mengungkap kasus penganiayaan serta pembunuhan ini dengan benar dan transparan. Pelaku yang lainnya juga dapat ditangkap, agar bisa memberi efek jera kepada masyarakat lainnya, supaya tidak main Hakim sendiri, kan ada Polisi,” utasnya. (Key)






