Wartasentral.com, Depok – Tim Penggerak (TP) Posyandu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, menggelar Roadshow Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Monitoring Evaluasi (Monev) Terpadu Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di 11 kecamatan se-Kota Depok.
Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap pada 15-17 September dan 21-23 September 2026, bertempat di aula kecamatan masing-masing wilayah.
Dalam pelaksanaannya juga turut dihadiri dan didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok Siti Barkah Hasanah atau kerap disapa Cing Ikah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk memperkuat kapasitas Tim Pembina (TP) Posyandu kecamatan dan kelurahan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
“Roadshow ini tidak hanya menjadi kegiatan monitoring dan evaluasi, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan Posyandu di masing-masing wilayah. Kami ingin mengetahui apa yang sudah berjalan dengan baik, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi,” ungkapnya, Jumat (25/9/2026).
Devi menyebutkan, keberadaan Posyandu di Kota Depok telah berkembang dan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Namun, lanjutnya, perkembangan dan pelaksanaan Posyandu di setiap wilayah memiliki kondisi yang berbeda-beda, mulai dari kapasitas pengelolaan, inovasi, keterlibatan masyarakat, hingga koordinasi lintas sektor.
Devi menambahkan, melalui kegiatan tersebut pihaknya juga mengidentifikasi serta mendokumentasikan berbagai inovasi dan praktik baik yang telah dilakukan oleh Posyandu di tingkat kecamatan maupun kelurahan.
Selain memperkuat kapasitas pengelola Posyandu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong kolaborasi lintas sektor serta meningkatkan keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat dalam penyelenggaraan Posyandu.
“Kita ingin Posyandu tidak hanya aktif secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.
Dalam hal ini, Devi berharap hasil roadshow dapat menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah. Serta, menjadi dasar dalam peningkatan pembinaan Posyandu di Kota Depok.
“Kami ingin setiap Posyandu memiliki kegiatan, setiap kegiatan memberikan manfaat, setiap kader memiliki kapasitas, setiap Ketua TP Posyandu mampu memimpin, dan setiap masyarakat merasakan kehadiran Posyandu,” pungkasnya. (Riki)






